7 Cara Unik Mengenalkan pada Anak Konsep Berpuasa Ramadhan

Mengajari anak untuk berpuasa menjadi urusan yang susah-susah gampang. Terkadang mereka sangat antusias saat memulai puasa, tapi kemudian tiba-tiba ingin menyerah saat lapar menyerang. Motivasi kita sebagai orangtua sangat diperlukan. Kamu bisa lakukan 7 cara ini.
.

  1. Ajarkan hikmah puasa lewat lagu anak-anak
    Sekarang banyak sekali lagu Islami anak-anak yang bertema puasa. Dari sana, mereka bisa belajar apa urgensi puasa dan apa hikmahnya. Cara ini lebih menyenangkan dibandingkan kamu menceramahi mereka.
    .
  2. Jangan paksa mereka untuk berpuasa penuh
    Jika ini adalah tahun pertama mereka puasa, maka biarkan mereka berpuasa setengah hari atau beberapa jam saja. Ini sudah cukup untuk mereka berlatih puasa. Puasa setengah hari tidak akan memberikan beban berat pada mereka.
    .
  3. Minta mereka puasa dari makanan tertentu saja
    Nggak harus puasa layaknya orang dewasa. Misalnya mereka paling suka makan cokelat, ajarkan mereka untuk menahannya selama satu bulan untuk tidak makan coklat. Atau ajarkan untuk tidak makan nasi selama orangtuanya berpuasa.
    .
  4. Wajib berikan hadiah saat mereka berhasil
    Kamu wajib memberikan hadiah saat mereka berhasil berpuasa penuh. Hadiah juga bisa jadi motivasi terbesar bagi anak-anak, apalagi kalau hadiahnya itu barang kesukaan mereka.
    .
  5. Membuat makanan sahur dan buka yang spesial
    Usahakan untuk memasak makanan dan minuman favorit mereka saat sahur dan buka puasa. Hal ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu ketika berpuasa. Sehingga, mereka selalu antusias berpuasa. Sesekali ajak pula berbuka di luar rumah.
    .
  6. Libatkan anak-anak dalam berbagai tradisi Ramadan
    Ajak mereka untuk membuat takjil, membersihkan, dan mendekorasi rumah untuk persiapan lebaran dan semacamnya. Melibatkan mereka dalam tradisi akan membuat mereka merasakan euforia Ramadan. Hal ini akan membuat mereka makin semangat.
    .
  7. Ajak anak membuat dan mengisi buku diari Ramadan
    Menulis dan bercerita adalah aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak. Biarkan mereka curhat di diari itu tentang suka dan duka mereka selama belajar menjalankan ibadah puasa.
    .
    Kalau kamu belum punya anak, bisa diterapin ke keponakan dulu kok. Itung-itung buat latihan 😄

Sumber : idntimes.com