Perkembangan bayi kita bag 2

 

Olivia 007

Bayi kita berkembang sangat pesat, baik secara fisik maupun psikologis.  Dengan cepatnya  pertumbuhan perubahan tidak hanya terjadi dalam penampilan bayi kita yang menggemuk atau pipinya makin Chubby, tapi juga dalam kemampuannya, bunda. Pada masa ini, pertumbuhan dan perubahan intelek berjalan sejajar  dengan pertumbuhan dan perubahan fisik. Bayi kita memiliki kemampuan dalam mengenali dan bereaksi pada orang-orang yang ia temui ataupun pada objek dalam lingkungannya. Disinilah pentingnya kita melakukan bonding pada bayi kita sejak ia lahir. Karena ada tiga tahap bayi melakukan peninderaan untuk identifikasi. Apa saja ya tiga tahapan itu:

Bayi kita memiliki kebutuhan dasar untuk disayangi dan diasuh oleh ibunya. Kemudian bayi kita akan mengembangkan rasa aman dan akhirnya ia akan keluar dari lingkaran protektif ibunya dan membangun individualitas. Disinilah yang harus kita sadari bahwa jangan biarkan bayi menangis terlalu lama. Mengapa? Karena bayi juga bisa stress. Tangis adalah bahasa bayi untuk menyampaikan bahwa ia lapar, gerah, ngantuk dan ingin digendong atau popoknya sudah penuh sehingga ia tak nyaman. Bila kita biarkan bayi kita menangis terlalu lama, maka bayi bisa stress karena ia berada dalam keadaan yang tidak nyaman baginya. Bila bayi terlalu sering dalam keadaan stress ini tidak baik bagi perkembangan psikologisnya.Ia akan mengembangkan rasa curiga, merasa tidak dicintai dan mudah marah. Tidak mau kan? Jadi, yuk kita tanggap saat bayi kita menangis, sadari bahwa tidak ada yang namanya bau tangan. Karena dari hubungan yang akrab dengan ibu serta pemenuhan kebutuhan bayi yang cepat, bayi kita akan mengembangkan hubungan dengan orang lain dan lingkungan disekitarnya.  Toh, dengan pertumbuhan dan perkembangan yang pesat bayi mungil kita akan terus belajar dan perlahan ia akan berkurang ketergantungannya dengan kita.

Bunda perhatikan kan bagaimana gerakan bayi kita yang semula acak menjadi lebih terkoordinir? Nah, dari koordinasi gerakan inilah yang memungkinkan bayi kita melakukan sendiri apa-apa yang sebelumnya harus dilakukan orang lain. Kemandirian bayi kita juga akan meningkat dengan berkembangnya kemampuan bayi dalam mengkomunikasikan apa yang menjadi kebutuhannya. Yuk bunda kita rutinkan membacakan buku pada anak-anak kita, karena kegiatan ini akan membuat kosa kata bayi kita makin kaya.

Saat bayi kita merasa mampu melakukan sesuatu jangan marah ya bunda, kalau ia tidak mau dibantu. Misalnya saat makan ia tak mau lagi disuapi, yang mengakibatkan muka dan tubuhnya kotor oleh makanan, belum lagi lantai dan baju yang juga kotor. Yang membuat bunda harus bersih-bersih lagi. Sabar ya bunda… karena masa ini tidak akan lama. Suatu saat nanti kita akan merindukannya. Karena pada masa ini bayi mengembangkan egosentrisnya sebagai individu. Artinya ia ingin dilakukan sebagaimana manusia yang utuh, alias ia tak mau lagi dianggap sebagai bayi. Hihi lucu ya…

Bayi juga mulai menunjukkan keinginan untuk menjadi bagian dari kelompok. Ia bisa protes jika dicuekin. Bayi kita yang lucu itu akan mencari perhatian dengan segala macam cara ; bisa menagis ataupun melakukan hal konyol lainnya. Tujuannya? Ya untuk mendapatkan perhatian dari ibu atau orang yang ada didekatnya. Lucu kan…

 

bersambung…